Header Ads

Kamis, 14 November 2013

Hari Biasa Pekan Biasa XXXII/C

“Kita berdoa, supaya memperoleh sekian banyak kekudusan di dalam hati kita, sebagaimana nama Allah kudus adanya” (St. Petrus Krisologus).

Antifon Pembuka (Mzm 119:135)
Sinarilah hamba-Mu dengan wajah-Mu dan ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

Doa Pagi
Allah yang Mahabijaksana, turunkanlah rahmat-Mu atas diriku agar hari ini kuisi dengan hal-hal yang berkenan kepada-Mu. Jauhkanlah aku dari yang jahat sehingga aku dapat membawa berkat bagi sesamaku yang aku jumpai hari ini. Amin.

Bacaan I
Bacaan dari Kitab Kebijaksanaan (Keb 7:22-8:1)

"Kebijaksanaan lebih indah daripada matahari, dan mengalahkan setiap tempat bintang-bintang."

Di dalam kebijaksanaan ada roh yang arif dan kudus, tunggal, majemuk dan halus, mudah bergerak, jernih dan tidak bernoda, terang, tidak dapat dirusak, suka akan yang baik dan tajam, tidak tertahan, murah hati dan sayang akan manusia, tetap, meyakinkan dan mantap, mahakuasa dan memelihara semuanya serta menyelami sekalian roh yang arif, murni dan halus sekalipun. Sebab kebijaksanaan lebih lincah dari segala gerakan, karena dengan kemurniannya ia menembus dan melintasi segala-galanya. Kebijaksanaan adalah napas kekuatan Allah, dan pancaran murni kemuliaan Yang Mahakuasa. Karena kebijaksanaan merupakan pantulan cahaya kekal, dan cermin tak bernoda kegiatan Allah, serta gambar kebaikan-Nya. Meskipun tunggal, namun kebijaksanaan mampu akan segala-galanya, dan walaupun tinggal di dalam dirinya, namun membaharui semuanya. Dari angkatan yang satu ke angkatan yang lain ia beralih masuk ke dalam jiwa-jiwa yang suci, yang olehnya dijadikan sahabat Allah dan nabi. Tiada sesuatu pun yang dikasihi Allah kecuali orang yang berdiam bersama dengan kebijaksanaan. Sebab kebijaksanaan lebih indah daripada matahari, dan mengalahkan setiap tempat bintang-bintang. Dibandingkan dengan siang terang dialah yang unggul, sebab siang digantikan malam, sedangkan kejahatan tak sampai menggagahi kebijaksanaan. Dengan kuat ia meluas dari ujung yang satu ke ujung yang lain, dan halus memerintah segala sesuatu.
Demikianlah sabda Tuhan.
U: Syukur kepada Allah.


Mazmur Tanggapan
Reff.: Ya Tuhan, untuk selama-lamanya firman-Mu tetap teguh.
Ayat (Mzm 119:89.90.91.130.135.175):
  1. Untuk selama-lamanya ya Tuhan, firman-Mu tetap teguh di surga.
  2. Kesetiaan-Mu dari keturunan ke keturunan; bumi Kautegakkan, sehingga tetap ada. 
  3. Menurut hukum-hukum-Mu sekarang semuanya itu ada, sebab segala sesuatu melayani Engkau.
  4. Bila tersingkap, firman-Mu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh.
  5. Sinarilah hamba-Mu dengan wajah-Mu, dan ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.
  6. Biarlah jiwaku hidup supaya memuji-muji Engkau, dan biarlah hukum-hukum-Mu menolong aku.

Bait Pengantar Injil 
Reff.: Alleluya
Ayat: Akulah pokok anggur, kalian ranting-rantingnya, sabda Tuhan. Tinggallah beserta-Ku, maka Aku tinggal besertamu, dan kalian akan berbuah banyak.

Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (Luk 17:20-25)

"Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dahulu dan ditolak oleh angkatan ini."

Sekali peristiwa orang-orang Farisi bertanya kepada Yesus, kapan Kerajaan Allah datang. Yesus menjawab, “Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah. Tidak dapat dikatakan, ‘Lihat, ia ada di sini’, atau ‘ia ada di sana’. Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah sudah ada di tengah-tengahmu.” Yesus berkata kepada para murid, ‘Akan datang waktunya kalian ingin melihat salah satu hari Anak Manusia itu. Tetapi kalian tidak akan melihatnya. Orang akan berkata kepadamu, ‘Lihat dia ada di sana! Lihat, dia ada di sini!’ Tetapi jangan kalian pergi ke situ, jangan kalian ikut. Sebab seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain, demikian pula halnya dengan Anak Manusia, pada hari kedatangan-Nya kelak. Tetapi Ia harus menanggung banyak penderitaan dahulu dan ditolak oleh angkatan ini.”
Demikianlah Injil Tuhan.
U: Terpujilah Kristus.


Renungan
Yesus itu sama dengan manusia dalam segala hal, kecuali dalam hal dosa. Dengan mengalami semua peneritaan manusia, Yesus lebih mudah melaksanakan kehendak Allah untuk menebus dosa. Namun bangsa terpilih justru menolak-Nya. Sampai sekarang mereka masih menantikan kedatangan-Nya. Hanya orang yang rendah hati dan terbuka hatinya mampu melihat kedatangan Tuhan dalam peristiwa hidup sehari-hari.

Doa Malam
Ya Tuhan, datanglah padaku malam ini dan berkatilah istirahatku agar esok hari aku dapat melanjutkan tugas-tugas yang telah Engkau percayakan padaku. Semoga lewat tugasku, aku dapat mewartakan cinta kasih-Mu dengan lebih baik. Amin.

No comments