Header Ads

Sabtu, 17 Agustus 2013

HARI RAYA KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA
“Sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa” (Pembukaan UUD 1945)

Antifon pembuka (Mzm 27:8-9)
Tuhanlah kekuatan umat-Nya, dan benteng keselamatan bagi raja yang diurapi-Nya. Selamatkanlah umat-Mu ya Tuhan, berkatilah pusaka-Mu. Gembalakanlah dan dukunglah mereka selamanya.

Doa Pagi
Syukur ya Tuhan, atas negeriku yang tercinta ini, yang hari ini merayakan peringatan hari kemerdekaan yang ke-68 tahun. Semoga kami turut memberikan sesuatu yng terbaik di masa kemerdekaan ini sehingga anak-anak bangsa yang ada di sekitarku juga boleh merasakan buah-buah kemerdekaan yang adalah anugerah-Mu. Amin.


Bacaan I Bacaan dari Kitab Putera Sirakh (10:1-8)
"Pemerintah yang bijak menjamin ketertiban dalam masyarakat, pemerintah yang arif adalah yang teratur."

Pemerintah yang bijak menjamin ketertiban dalam masyarakat, pemerintah yang arif adalah yang teratur. Seperti para penguasa, demikian pula para pegawainya; seperti pemerintah kota, demikian pula semua penduduknya. Raja yang tidak terdidik membinasakan rakyatnya, tetapi sebuah kota sejahtera berkat kearifan para pembesarnya. Di dalam tangan Tuhan terletak kuasa atas bumi, dan pada waktunya Ia mengangkat orang yang serasi atasnya. Di dalam tangan Tuhanlah terletak kemujuran seseorang, dan kepada para pejabat Tuhan mengaruniakan martabat. Janganlah pernah menaruh benci kepada sesamamu, apa pun juga kesalahannya, dan jangan berbuat apa-apa terpengaruh oleh nafsu. Kecongkakan dibenci oleh Tuhan maupun manusia, dan bagi kedua-duanya kelaliman adalah salah. Pemerintahan beralih dari bangsa yang satu ke bangsa yang lain akibat kelaliman, kekerasan dan uang. Demikianlah sabda Tuhan. U: Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan (Mzm 101:1a.2ac.3a.6-7)
Reff: Kamu dipanggil untuk kemerdekaan; maka abdilah satu sama lain dalam cinta kasih. Ayat:
  1. Ya Tuhan, aku hendak menyanyikan kasih setia dan hukum-Mu, aku hendak hidup tanpa cela. Aku hendak hidup dengan suci dalam rumahku, hal-hal yang jahat takkan kuperhatikan.
  2. Mataku tertuju kepada rakyatku yang setia, supaya mereka tinggal bersama aku. Orang yang hidup dengan tidak bercela akan mendukung aku.
  3. Orang yang melakukan tipu daya, tidak akan diam dalam rumahku. Orang yang berbicara dusta tidak bertahan di bawah pandanganku.

Bacaan II Bacaan dari Surat Pertama Rasul Petrus (2:13-17) "Hormatilah semua orang, kasihilah saudara-saudaramu, takutlah akan Allah, hormatilah raja!"

Saudara-saudaraku yang terkasih, demi Allah, tunduklah kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan tertinggi, maupun kepada wali-wali yang ditetapkannya untuk menghukum orang-orang yang berbuat jahat dan untuk mengganjar orang-orang yang berbuat baik. Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang bodoh. Hiduplah sebagai orang merdeka, bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah. Hormatilah semua orang, kasihilah saudara-saudaramu, takutlah akan Allah, hormatilah raja! Demikianlah sabda Tuhan. U: Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil Reff: Alleluya Ayat: Berikanlah kepada kaisar yang menjadi hak kaisar dan kepada Allah yang menjadi hak Allah. Alleluya.

Bacaan Injil Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius (22:15-21)
"Bolehkah membayar pajak kepada kaisar atau tidak?"

Sekali peristiwa orang-orang Farisi berunding bagaimana mereka dapat menjerat Yesus dengan suatu pertanyaan. Mereka menyuruh murid-murid mereka bersama orang-orang Herodian bertanya kepada Yesus, “Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur, dan dengan jujur mengajarkan jalan Allah, dan Engkau tidak takut kepada siapa pun juga, sebab Engkau tidak mencari muka. Katakanlah kepada kami pendapat-Mu: Bolehkah membayar pajak kepada kaisar atau tidak?” Tetapi Yesus mengetahui kejahatan hati mereka. Maka Ia lalu berkata, “Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang-orang munafik? Tunjukkanlah kepada-Ku mata uang untuk pajak itu!” Mereka membawa suatu dinar kepada Yesus. Maka Yesus bertanya kepada mereka, “Gambar dan tulisan siapakah ini?” Jawab mereka, “Gambar dan tulisan kaisar.” Lalu kata Yesus kepada mereka, “Berikanlah kepada kaisar yang wajib kamu berikan kepada kaisar, dan kepada Allah yang wajib kamu berikan kepada Allah.” Demikianlah Injil Tuhan. U: Terpujilah Kristus.

Renungan
Baik pemimpin maupun warga negara mempunyai hak dan kewajibannya masing-masing untuk bekerja segiat-giatnya demi kesejahteraan negaranya. Cara hidup yang pantas, antara lain kejujuran dan kerendahan hati, serta semangat melayani menolong mereka untuk membangun bangsa yang makmur, adil merata. Inilah jiwa manusia yang merdeka!

Doa Malam
Tuhan Allahku, aku berdoa bagi siapa saja yang telah berjasa dalam membangun negeriku ini. Sudilah Engkau memberkati mereka dengan damai dan sukacita atas jerih payah mereka. Aku juga berdoa bagi generasi muda agar mereka dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan bumi pertiwi ini. Amin.

No comments